KAM
&
DE-POLITISASI ISME
SOSIAL HAN (Rancangan)
1. Antara Partai (Ketua), Parlemen, Panglima Angkatan Perang
2. Melindungi Rakyat
a. Pertahanan (Darat, Lautan – Udara)
b. KAM & Pelaporan. Menyelesaikan
– Anti – Sosial
– Penguasaan (atas Masyarakat)
– Pemberontakan
c. Tangkal Dini (Keadaan) – Operatif – Territorial (Bina) Kemasyarakatan
3. Tindakan tindakan KAM Terhadap Permusuhan (Gerakan gerakan)
<Titik
Dua bentuk de-Stabiltasi (= Ketahanan) Rakyat
1. Menghancurkan Kemanusiaan Sosial
2. a. Penyerangan
b. Menguasai Nasional – Wilayah wilayah
Politisasi
Pemerintahan Yang Sosial, Berbuat
1. Politik Strategik yang Didasarkan Kedaulatan Rakyat di Masyarakat
2. Re-Politisasi KAM Terjemahan Nasional – ideologi Kepataian
a. KAM – Penduduk (Mukim)
b. Pokok pokok Perdamaian Internasional Diplomasi Politis
c. Perbaikan perbaikan (tetapi bukan Hukum) Sosial
Ekonomi
Industri Posta Penyerangan atas Daerah derah
3. Berbicara dengan Parlemen Nasional
— o0o—
De-Politisasi Isme hanyalah Terhadap “Pengkhianatan” atas Manusia (wi)
1. Berbeda dengan Kerakyatan (Ajaran)
Karena,
a. Tujuannya, kekuasaan Rakyat
b. Isme – Sosial Nasional (=Sosialisme)
c. Membebaskan
2. Ditetapkannya Musuh Bersama
3. Maka, Melarang :
a. Kapitalisme – Negara
b. Liberalisme, Neo Imperialisme
c. Individualisme – Penguasaan
Dalam HAN (baca, Pertahanan) Kerakyatan
<Tutup
SELESAI
Leave a Comment
No comments yet.
Comments RSS TrackBack Identifier URI